Seputar Dunia Kesehatan

Waspada Kabut Asap, Dinkes Kepulauan Aru Keluarkan Peringatan Kesehatan Gangguan Pernapasan hingga Serangan Asma

KEPULAUAN ARU – persbhayangkara.com MALUKU

Dampak kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) yang memicu kabut asap tebal di Kabupaten Kepulauan Aru, Maluku, mulai menjadi ancaman serius bagi kesehatan masyarakat. Dinas Kesehatan Kabupaten Kepulauan Aru resmi mengeluarkan himbauan kewaspadaan terkait paparan asap.

Himbauan tersebut tertuang dalam surat edaran Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Kepulauan Aru Nomor 800/38064 tentang Kewaspadaan dan Pencegahan Dampak Kebakaran Hutan dan Lahan Terhadap Kesehatan, yang ditujukan kepada seluruh masyarakat Kabupaten Kepulauan Aru.

Dalam video himbauan yang diterima redaksi, Dinkes Aru menegaskan, sehubungan dengan terjadinya Karhutla serta potensi paparan asap yang dapat mengganggu kesehatan, seluruh masyarakat diminta meningkatkan kewaspadaan.

Berikut 5 Poin Penting Himbauan Dinkes Kepulauan Aru:

1. Dampak Kesehatan yang Mengintai
Paparan kabut asap dapat menyebabkan iritasi mata dan tenggorokan, batuk, sesak napas, dan memperburuk asma serta penyakit paru-paru kronis.

2. Lindungi Diri dari Paparan Asap
– Kurangi aktivitas di luar rumah apabila asap semakin pekat.
– Gunakan masker respirator N95 apabila tersedia dan pastikan digunakan dengan tepat.
– Tutup pintu dan jendela jika asap masuk ke dalam rumah.
– Upayakan ruangan tetap aman dengan ventilasi yang memadai saat kondisi memungkinkan.
– Hindari membakar sampah, merokok di dalam ruangan, atau kegiatan lain yang menambah polusi udara.

3. Lindungi Kelompok Rentan
Bayi, balita, anak-anak, ibu hamil, lanjut usia, serta penderita asma, penyakit jantung dan penyakit paru perlu mendapat perhatian khusus. Batasi paparan asap bagi kelompok ini.

4. Segera ke Fasilitas Kesehatan
Jika mengalami gejala sesak napas, nyeri dada, kebingungan, atau bibir membiru, segera datang ke fasilitas kesehatan terdekat.

5. Cegah Kebakaran Lebih Luas
Masyarakat diminta tidak melakukan pembakaran terbuka dan tetap menjaga lingkungan dari pemicu kebakaran.

Himbauan ini diperkuat dengan infografis resmi “WASPADA KABUT ASAP! Dampak Kebakaran Hutan dan Lahan serta Perlindungan Kesehatan Masyarakat” yang diterbitkan Dinas Kesehatan Kepulauan Aru, dengan menampilkan Bupati dan Wakil Bupati Kepulauan Aru serta Kepala Dinas Kesehatan dr. Sakti Zakaria Sitorus.

Kondisi kabut asap di Dobo sendiri semakin pekat dalam beberapa hari terakhir, seiring peringatan potensi kekeringan panjang hingga April 2027 dan dikeluarkannya _Notice Marine_ oleh UPP Kelas III Dobo yang melarang kapal kecil berlayar malam hari akibat jarak pandang terbatas.

Dinkes Aru mengingatkan, keselamatan dan kesehatan masyarakat adalah prioritas utama di tengah ancaman kabut asap yang masih berlangsung. ( Bambang Anakoda )

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Paling Populer dalam 30 hari

To Top