SIDOARJO – persbhayangkara.com JAWA TIMUR
Kepedulian terhadap sesama kembali ditunjukkan jajaran Polsek Jabon, Polresta Sidoarjo. Saat melaksanakan patroli, personel Unit Samapta menemukan seorang kakek lanjut usia yang tengah mendorong becak untuk mencari barang-barang bekas atau rosokan.
Pemandangan tersebut mengundang rasa iba sekaligus menggugah kepedulian para personel patroli Samapta 802. Di tengah keterbatasan fisik pada usia senja, kakek tersebut masih berjuang mencari rosokan demi memenuhi kebutuhan hidupnya.
Melihat kondisi itu, anggota patroli tidak sekadar melintas. Mereka berhenti, menyapa sang kakek dengan penuh hormat, serta menunjukkan kepedulian melalui pemberian santunan sebagai bentuk perhatian dan tali asih.
Sikap sederhana tersebut menjadi gambaran bahwa tugas kepolisian tidak hanya berkaitan dengan menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), tetapi juga menghadirkan kepedulian sosial bagi warga yang membutuhkan.
Kapolsek Jabon AKP Nanang Mulyono, S.H., mengapresiasi kepedulian yang ditunjukkan anggotanya.
Menurutnya, semangat “Polisi Bersama Masyarakat” harus diwujudkan melalui tindakan nyata, termasuk menghormati orang yang lebih tua, membantu sesama, dan hadir di tengah masyarakat dengan hati yang tulus.
“Polisi bersama masyarakat bukan sekadar slogan, melainkan bentuk kedekatan Polri dengan warga. Pengabdian kepada masyarakat harus diwujudkan melalui perbuatan nyata, kepedulian, dan keikhlasan dalam membantu sesama,” ungkap AKP Nanang Mulyono.
Ia juga menyampaikan pesan tentang pentingnya menyeimbangkan ibadah dengan amal kebajikan dalam kehidupan sehari-hari. Menurutnya, ibadah hendaknya menjadi landasan untuk membentuk pribadi yang lebih peduli, rendah hati, dan gemar menolong orang lain.
“Salat lima waktu merupakan kewajiban yang menuntun kita untuk selalu mendekatkan diri kepada Allah SWT. Namun, dalam kehidupan bermasyarakat, jangan sampai kita melupakan pentingnya amal dan kebajikan.
Membantu sesama, menghormati orang yang lebih tua, serta meringankan beban orang yang membutuhkan merupakan perbuatan mulia yang harus terus kita jaga,” tuturnya.
Aksi humanis personel patroli Samapta Polsek Jabon tersebut menjadi pengingat bahwa kepedulian tidak harus diwujudkan melalui sesuatu yang besar. Sapaan penuh hormat, perhatian yang tulus, dan bantuan sederhana dapat memberikan arti bagi mereka yang tengah berjuang menjalani kehidupan.
Melalui semangat Polisi Bersama Masyarakat, Polsek Jabon, Polresta Sidoarjo, berupaya terus menumbuhkan kedekatan dengan warga. Sebab, kehadiran polisi yang benar-benar dirasakan masyarakat bukan hanya ketika terjadi gangguan keamanan, melainkan juga saat kepedulian dan kemanusiaan dibutuhkan.
Mengabdi dengan hati, melayani dengan tulus. Karena kemuliaan tugas bukan hanya tentang menjaga keamanan, tetapi juga tentang seberapa besar kepedulian yang diberikan kepada sesama. Sult