KEPULAUAN ARU – persbhayangkara.com MALUKU
Persiapan Kemenag Kabupaten Kepulayan Aru dalam rangka Persiapan calon Jemah haji dan pemberangkatan jamaah calon haji Kabupaten Kepulauan Aru untuk musim haji 1448 Hijriah atau tahun 2027 Masehi telah mencapai sekitar 80 persen.
Sejumlah tahapan, mulai dari penyelesaian dokumen, pelaksanaan manasik haji hingga pemeriksaan kesehatan, telah dilaksanakan.
Kepala Seksi Penyelenggaraan Haji dan Umrah (PHU) Kantor Kementerian Agama Kabupaten Kepulauan Aru, Fahrul Beder, mengatakan hal tersebut saat ditemui wartawan persbhayangkara.com di ruang kerjanya, Jalan Alimurtopo, Kecamatan Pulau-Pulau Aru, Kabupaten Kepulauan Aru, Senin (19/10/2026).
Fahrul menjelaskan, jumlah jamaah calon haji asal Kabupaten Kepulauan Aru pada musim haji 2027 sebanyak 16 orang. Seluruh jamaah tersebut telah menyelesaikan dokumen perjalanan, termasuk paspor dan kelengkapan administrasi kependudukan.
“Alhamdulillah, seluruh dokumen jamaah calon haji sudah selesai. Saat ini, tahapan yang sedang dilaksanakan adalah manasik haji mandiri untuk memberikan bekal pengetahuan dan pemahaman kepada jamaah sebelum menjalankan ibadah haji,” ujarnya.
Selain manasik, pemeriksaan kesehatan jamaah juga telah memasuki tahapan lanjutan. Pemeriksaan tahap pertama dan kedua telah dilaksanakan, sedangkan pemeriksaan kesehatan kejiwaan dijadwalkan berlangsung pada 22 Oktober 2026 di RSU Cendrawasih Dobo.
Menurut Fahrul, tahapan selanjutnya adalah menunggu penetapan resmi pemerintah pusat terkait biaya pelunasan dan jadwal keberangkatan jamaah calon haji tahun 2027.
Ia menjelaskan, waktu pemberangkatan jamaah haji asal Maluku masih menunggu penetapan kelompok terbang dan gelombang keberangkatan. Jika masuk gelombang pertama, jamaah diperkirakan berangkat pada April 2027. Sementara itu, apabila masuk gelombang kedua, pemberangkatan dapat berlangsung pada akhir April hingga awal Mei 2027.
“Untuk kesiapan pelaksanaan ibadah haji Kabupaten Kepulauan Aru, saat ini sudah sekitar 80 persen. Kami berharap seluruh tahapan berjalan lancar hingga waktu pemberangkatan nanti,” katanya.
Dari sisi usia, Fahrul menyebutkan, sebagian besar jamaah calon haji asal Kepulauan Aru berusia di bawah 65 tahun. Hanya satu orang yang berusia di atas 65 tahun, dengan jamaah tertua berusia 68 tahun dan jamaah termuda berusia 23 tahun, yakni Salsabila.
Ia juga mengapresiasi dukungan Pemerintah Kabupaten Kepulauan Aru yang selama ini membantu pembiayaan transportasi, akomodasi, dan konsumsi jamaah selama perjalanan pergi-pulang dari Dobo menuju embarkasi dan kembali ke Dobo.
Dengan dukungan tersebut, jamaah diharapkan dapat lebih berkonsentrasi mempersiapkan diri untuk melaksanakan ibadah haji. Sementara itu, biaya kebutuhan pribadi selama berada di Tanah Suci, seperti di Makkah dan Madinah, tetap menjadi tanggung jawab masing-masing jamaah sesuai ketentuan yang berlaku.
Fahrul mengakui, salah satu kendala yang dihadapi dalam proses persiapan adalah adanya sejumlah jamaah yang berdomisili atau bekerja di luar daerah. Kondisi tersebut membutuhkan koordinasi tambahan dalam penyelesaian administrasi dan pelaksanaan pemeriksaan kesehatan.
Meski demikian, komunikasi antara pihak Kemenag dan jamaah tetap berjalan baik. Para jamaah juga diharapkan dapat hadir sesuai jadwal untuk mengikuti seluruh tahapan persiapan yang telah ditetapkan.
Untuk menjaga kondisi fisik, jamaah calon haji secara rutin mengikuti kegiatan olahraga dan senam kebugaran setiap Sabtu. Kegiatan tersebut dilaksanakan dengan dukungan petugas kesehatan guna meningkatkan kebugaran jasmani sebagai persiapan menghadapi rangkaian ibadah haji yang membutuhkan stamina dan kondisi fisik prima.
Fahrul berharap seluruh jamaah calon haji Kabupaten Kepulauan Aru senantiasa menjaga kesehatan, mengikuti setiap tahapan persiapan, serta mempersiapkan diri secara fisik dan mental.
“Kami berharap seluruh proses dari persiapan dokumen hingga pemberangkatan berjalan lancar tanpa hambatan. Semoga jamaah calon haji Kabupaten Kepulauan Aru dapat melaksanakan ibadah dengan baik, aman, dan lancar, serta kembali ke Tanah Air dalam keadaan sehat,” tutupnya.
(Bambang Anakoda)