Liputan Seputar TNI

Pentolan TPNPB-OPM KODAP 1V Sorong Raya Berhasil Ditumpas Satgas TNI Harema di Maybrat

SORONG – persbhayangkara.com PAPUA BARAT DAYA

Dalam sebuah operasi pengamanan dan penegakan hukum oleh personil Satgas TNI di Maybrat, pentolan OPM dan Personel TNI kembali kontak tembak pada Jumat, 09/10/26 pukul 08.25 WIT, terjadi kontak tembak antara Tim Patroli Gabungan Denkul 4/Satgas Rajawali V dan Satgas Yonif 9 Marinir dengan kelompok OPM Kodap IV/Soraya.

Dalam Insiden tersebut Komandan Operasi Organisasi Papua Merdeka (OPM) Kodap IV/Sorong Raya, Manfret Fatem, dilaporkan berhasil ditumpas dalam kontak senjata dengan Tim Patroli Gabungan Koops TNI Habema.

Adapun kontak tembak antara personil gabungan Satgas TNI dan anggota separatis KKB-OPM tersebut terjadi pada saat tim gabungan TNI tengah melaksanakan operasi patroli penindakan terhadap pergerakan kelompok bersenjata di wilayah kawasan hutan utara Kampung Kamat, Distrik Aifat Timur, Kabupaten Maybrat, Papua Barat Daya.

Sebelumnya bahwa sudah beberapa tahun terakhir Manfred Fatem, yang diketahui berpangkat Letkol adalah Wakil Komandan Operasi Kodap IV Sorong Raya memimpin pasukannya lakukan banyak sekali rangkaian serangan kepada perusahan kapitalis dan TNI/Polri di Sorong Raya.

Pada 22 Maret 2026, Letkol Manfred kembali memimpin pasukannya menyerang TNI/Polri dan mengakibatkan 8 prajurit Indonesia ditembak mati dan sejumlah amunisi direbut. Letkol Manfred Fatem bersama pasukannya pernah menyerang sejumlah pos TNI/Polri di Maybrat dan membakar base camp tempat ilegal logging beroperasi.

Satgas Yonif 9 Marinir dan Denkul 4/Satgas Rajawali V yang melakukan operasi berhasil menyita 1 pucuk senjata jenis AK buatan China dan 1 pucuk senjata yang masih dalam penyelidikan selanjutnya.

Berdasarkan laporan awal kejadian yang mengakibatkan Manfret Fatem sebagai Danops Kodap IV/Soraya, meninggal dunia dan 2 orang lainnya dari kelompok OPM masih dalam pendalaman dan observasi menggunakan drone dilaksanakan dari titik kedudukan (TK) untuk memantau pergerakan kelompok OPM yang melarikan diri.

Setelah insiden sejak Jumat pagi tadi Tim Patroli Gabungan yang hingga saat ini masih melaksanakan pertahanan melingkar terkait perkembangan situasi, hal-hal menonjol, dan perubahan keadaan dan melakukan pengamatan di sekitar titik kontak tembak serta melanjutkan pengejaran terhadap kelompok OPM.

[AJI LTC.]

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Paling Populer dalam 30 hari

To Top