Kronik polri

Polsek Tarik, Camat dan Yayasan PCTA Kompak Kawal Bedah Rumah Sumarliyah, Wujud Nyata Gotong Royong dan Kepedulian Sosial

SIDOARJO – persbhayangkara.com JAWA TIMUR

Semangat kepedulian dan gotong royong kembali ditunjukkan jajaran Polsek Tarik bersama Pemerintah Kecamatan Tarik dan Yayasan Persaudaraan Cinta Tanah Air Indonesia (PCTA).

Ketiganya kompak dan bersinergi mengawal kegiatan bedah rumah milik Sumarliyah, warga Dusun Bokongduwur RT 020 RW 006, Desa Klantingsari, Kecamatan Tarik, Kabupaten Sidoarjo.

Kegiatan sosial tersebut menjadi gambaran nyata bahwa kepedulian terhadap sesama bukan sekadar slogan, melainkan harus diwujudkan melalui tindakan nyata. Dengan semangat kebersamaan, unsur Forkopimcam Tarik bersama Yayasan PCTA turut memberikan dukungan agar proses bedah rumah bagi warga yang membutuhkan dapat berjalan dengan baik.

Kapolsek Tarik AKP Musran, S.Pd., di sela aktivitasnya menyampaikan bahwa semangat Polisi Jogo Omah dan Polisi Bersama Masyarakat harus terus dikibarkan melalui berbagai kegiatan positif yang menyentuh langsung kehidupan masyarakat.

Menurutnya, program bedah rumah yang digagas Yayasan PCTA merupakan kegiatan sosial yang sangat baik dan patut mendapatkan apresiasi. Terlebih, program tersebut menunjukkan kepedulian nyata terhadap masyarakat yang membutuhkan tempat tinggal yang lebih layak.

“Polisi Jogo Omah dan Polisi Bersama Masyarakat harus terus kita kibarkan. Program bedah rumah ini sangat bagus dan patut kita apresiasi. Yayasan PCTA benar-benar menunjukkan kepeduliannya kepada masyarakat yang membutuhkan,” ungkap AKP Musran.

Sebagai bentuk dukungan terhadap para pekerja dan relawan yang bergotong royong di lokasi, Polsek Tarik juga menyalurkan bantuan air mineral merek Aqua sebanyak 10 dus. Bantuan tersebut diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan minum para pekerja dan relawan selama proses pengerjaan bedah rumah berlangsung.

Sementara itu, Ketua Yayasan PCTA, Setevanus B. Kolo, menegaskan bahwa kepedulian dan semangat saling membantu merupakan tanggung jawab bersama sebagai sesama manusia.

“Ini sudah menjadi kewajiban dan tanggung jawab kita bersama. Sebagai sesama manusia, kita harus saling tolong-menolong. Solidaritas melalui kegiatan bedah rumah seperti ini sudah lama kami galakkan. Kami berharap kolaborasi dengan Forkopimcam Tarik terus terjalin dan bersinergi tanpa batas,” tutur Setevanus.

Ia juga berharap gerakan sosial semacam ini dapat terus berkembang dan menginspirasi lebih banyak pihak untuk ikut ambil bagian membantu masyarakat yang membutuhkan.

Kekompakan Polsek Tarik, Pemerintah Kecamatan Tarik, dan Yayasan PCTA menjadi bukti bahwa persoalan sosial akan lebih mudah diatasi ketika seluruh elemen bersatu dan bergerak bersama.

Melalui semangat gotong royong tersebut, bedah rumah Sumarliyah bukan hanya menjadi kegiatan pembangunan fisik, tetapi juga menghadirkan pesan kemanusiaan bahwa kepedulian, solidaritas, dan kebersamaan masih menjadi kekuatan besar di tengah masyarakat.

Polisi Bersama Masyarakat. Hadir, Berbuat, dan Bermanfaat. Karena kepedulian tidak cukup hanya diucapkan, tetapi harus dibuktikan dengan tindakan nyata. Sult

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Paling Populer dalam 30 hari

To Top