Liputan Lintas Nasional

Dampingi Bupati di Panen Raya Teripang Benjuring, Wakil Ketua I DPRD Aru Dorong Sasi Massal Berbasis Kearifan Lokal

KEPULAUAN ARU – persbhayangkara.com MALUKU

Wakil Ketua DPRD Kabupaten Kepulauan Aru, Udin Belsigaway, mendampingi Bupati Kepulauan Aru, Timotius Kaidel, menyaksikan panen raya teripang di Desa Benjuring, Kecamatan Aru Tengah, Kamis (29/10/2026).

Panen raya tersebut menjadi momentum penting untuk melihat langsung pengelolaan potensi sumber daya laut berbasis kearifan lokal melalui tradisi adat Sasi, yang selama ini terbukti menjaga kelestarian ekosistem sekaligus meningkatkan ekonomi masyarakat pesisir.

Udin Belsigaway menegaskan, tradisi Sasi merupakan warisan leluhur yang harus terus dipertahankan sebagai model pengelolaan sumber daya alam yang berkelanjutan.

Dalam praktiknya, kawasan laut yang disasi dilarang dipanen sebelum waktu yang disepakati bersama oleh tokoh adat, tuan tanah, pemerintah desa, dan masyarakat. Masa tutup Sasi memberikan ruang bagi populasi teripang, biota laut, dan terumbu karang untuk tumbuh dan berkembang secara alami.

“Potensi laut kita di Benjuring dan desa-desa lain di Kepulauan Aru sangat besar. Ini harus dijaga dan dikelola secara berkelanjutan agar benar-benar memberi manfaat ekonomi bagi rakyat,” ujar Udin kepada wartawan di lokasi panen.

Ia menyatakan dukungan penuh terhadap gagasan Bupati Timotius Kaidel untuk mendorong pelaksanaan Sasi secara massal dan terkoordinasi untuk komoditas unggulan daerah, seperti teripang dan udang.

Menurut Udin, Sasi massal yang terjadwal akan memberikan kepastian informasi pasar. Dengan jadwal panen yang jelas, para investor dan pembeli dari luar daerah dapat datang secara bersamaan, sehingga tercipta kompetisi harga yang sehat dan menguntungkan nelayan.

“Jika pembeli datang bersamaan, akan ada persaingan harga. Itu yang menguntungkan masyarakat kita. Jangan sampai hasil laut kita dihargai murah karena dijual secara sporadis,” jelasnya.

Udin berharap gagasan tersebut tidak berhenti pada wacana, melainkan segera ditindaklanjuti dengan langkah konkret oleh pemerintah daerah bersama seluruh pemangku kepentingan.

“Pemerintah daerah harus fokus pada potensi ini. Ini soal kesejahteraan rakyat. Kita harus duduk bersama melihat apa dukungan yang paling dibutuhkan masyarakat, mulai dari regulasi, pendampingan, hingga akses pasar,” tegasnya.

Kunjungan bersama Bupati dan pimpinan DPRD ke Desa Benjuring ini diharapkan menjadi titik awal sinergi antara eksekutif, legislatif, dan masyarakat adat untuk memperkuatd pengelolaan laut berbasis adat, sekaligus memastikan tradisi Sasi tetap lestari dan menyejahterakan. (Bambang Anakoda)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Paling Populer dalam 30 hari

To Top