SIDOARJO – persbhayangkara.com JAWA TIMUR
Perjalanan hidup dan pengabdian seseorang tidak pernah ada yang tahu. Begitu pula perjalanan karier AKP Musran, S.Pd., yang kini dipercaya mengemban amanah sebagai Kapolsek Tarik, Polresta Sidoarjo.
Di balik jabatannya saat ini, tersimpan perjalanan panjang, penuh tantangan, keberanian, kegigihan, serta pengalaman dalam menjalankan tugas sebagai anggota Kepolisian Republik Indonesia.
Karier AKP Musran dimulai pada tahun 1995 ketika dirinya mendaftarkan diri sebagai anggota Polri dan mengawali pengabdian di Korps Brimob. Tidak berhenti di situ, perjalanan tugasnya terus berkembang.
Ia sempat menjalani penugasan di satuan Pelopor, kemudian berpindah ke bidang penyelam, sebelum kembali menjalankan tugas di lingkungan Brimob dengan penugasan tempur hingga tahun 2005.
Pengalaman panjang di satuan Brimob tentu menjadi bagian penting dalam membentuk karakter, kedisiplinan, mental, serta keberanian dalam menghadapi berbagai tantangan tugas.
Perjalanan kariernya berlanjut pada tahun 2005 hingga 2007. AKP Musran mendapat penugasan sebagai personel Samapta di Polres Pelabuhan Tanjung Perak, Surabaya.
Berbekal pengalaman dan semangat pengabdian, pada tahun 2007 hingga 2011 dirinya kembali mendapat kepercayaan untuk bertugas di satuan Reserse Kriminal (Reskrim).
Tidak sampai di situ, pada tahun 2011 hingga 2025, AKP Musran melanjutkan pengabdiannya sebagai personel Intelijen Keamanan (Intelkam) Polresta Sidoarjo.
Penugasan tersebut menjadi bagian dari perjalanan panjangnya dalam memahami dinamika keamanan, ketertiban masyarakat, serta berbagai persoalan yang berkembang di tengah kehidupan masyarakat.
Waktu terus berjalan. Tidak ada yang pernah mengetahui bagaimana garis perjalanan dan takdir kehidupan seseorang.
Atas izin dan karunia Allah SWT, perjalanan panjang pengabdian tersebut akhirnya mengantarkan AKP Musran pada amanah baru.
Memasuki tahun 2026, dirinya dipercaya menjabat sebagai Kapolsek Tarik, Polresta Sidoarjo.
Kepercayaan tersebut bukan sekadar jabatan, melainkan amanah dan tanggung jawab untuk terus memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.
Sejak mengemban tugas sebagai Kapolsek Tarik, AKP Musran juga mulai melakukan pembenahan secara bertahap terhadap lingkungan Markas Komando (Mako) Polsek Tarik.
Dengan semangat kepedulian dan keinginan menghadirkan lingkungan kerja yang lebih baik, renovasi dilakukan secara perlahan-lahan agar Mako Polsek Tarik semakin tertata, nyaman, dan representatif dalam menunjang pelayanan kepada masyarakat.
Bagi AKP Musran, perjalanan panjang dari Brimob, Samapta, Reskrim hingga Intelkam merupakan pengalaman berharga yang menjadi bekal dalam menjalankan tugas kepemimpinan saat ini.
Pengabdian bukan hanya tentang pangkat dan jabatan, tetapi bagaimana setiap kesempatan yang diberikan dapat dimanfaatkan untuk berbuat, melayani, serta memberikan manfaat bagi masyarakat.
Kini, dengan pengalaman lintas satuan yang telah dilaluinya selama puluhan tahun, AKP Musran terus berupaya membawa Polsek Tarik menjadi institusi yang semakin dekat dengan masyarakat.
Sebuah perjalanan yang mengajarkan bahwa tidak ada pengabdian yang sia-sia. Selama seseorang tetap berusaha, bekerja dengan tulus, dan menjalankan amanah dengan penuh tanggung jawab, selalu ada jalan yang telah disiapkan oleh Allah SWT.
Dari Brimob hingga menjadi Kapolsek Tarik, perjalanan AKP Musran menjadi gambaran panjangnya proses pengabdian seorang anggota Polri. Sebab, jabatan bisa datang silih berganti, tetapi nilai pengabdian dan kebermanfaatan bagi masyarakat harus tetap menjadi prioritas. Sult

