JAMBI – PERSBHAYANGKARA.COM
Musyawarah Besar (MUBES) I Debalang Negeri Sepucuk Jambi Sembilan Lurah Provinsi Jambi resmi digelar pada Sabtu 28–29 Agustus 2026 di Gedung Graha Ramli Thaha, Olak Kemang, Kota Jambi.
Forum permusyawaratan tertinggi organisasi tersebut diikuti oleh unsur pengurus tingkat provinsi, kabupaten/kota, serta badan organisasi yang telah memenuhi ketentuan dan melalui proses verifikasi mandat serta pengesahan kuorum.
Mubes ke 1 ini dihadiri juga oleh Ketua Adat LAM Bapak HBA,Ketua Debalang Negeri Batang Hari Raden Sualiman,Sekretaris Debalang Negeri Batang Hari Darwin Iriyanto dan Jainudin (Joker) Panglimo mudo Debalang Negeri Batang Hari serta anggota lain yang tidak bisa di sebutkan satu persatu,mereka sangat mendukung kegiatan MUBES ini.
MUBES I mengusung tema “Debalang Negeri Kuat, Marwah Adat dan Negeri Terjaga”. Sejumlah agenda utama dibahas dalam forum tersebut, di antaranya evaluasi kepengurusan periode 2022–2026, penyempurnaan organisasi, penetapan program kerja dan rekomendasi, serta pemilihan Ketua Umum periode 2026–2030.
Pada Sidang Pleno IV, peserta MUBES melaksanakan agenda pemilihan Ketua Umum Debalang Negeri Sepucuk Jambi Sembilan Lurah Provinsi Jambi masa bakti 2026–2030. Agenda tersebut kemudian dilanjutkan dengan pemilihan dan penetapan tim formatur.
Berdasarkan hasil pemilihan yang dituangkan dalam berita acara resmi MUBES, H. Ramli Thaha, SH, MH, bergelar Depati Penawar Rajo Berjanggut Merah Bertongkat Emas, ditetapkan secara aklamasi sebagai Ketua Umum Debalang Negeri Sepucuk Jambi Sembilan Lurah Provinsi Jambi periode 2026–2030.
Dalam proses pemilihan tersebut tercatat sebanyak 9 pemilik suara sah yang mengikuti proses penetapan Ketua Umum.
Ketua Umum terpilih diharapkan mampu memperkuat konsolidasi organisasi, menjaga marwah adat Melayu Jambi, memperkokoh kelembagaan, serta meningkatkan kontribusi Debalang Negeri bagi masyarakat dan pembangunan daerah.
Selain pemilihan Ketua Umum, MUBES I juga menghasilkan sejumlah keputusan strategis yang berkaitan dengan struktur organisasi, AD/ART, Peraturan Organisasi, program kerja, serta rekomendasi di bidang adat dan kebudayaan Melayu Jambi.
Dengan berakhirnya MUBES I, Debalang Negeri Sepucuk Jambi Sembilan Lurah Provinsi Jambi resmi memasuki kepengurusan baru periode 2026–2030. Kepengurusan baru diharapkan mampu membawa organisasi semakin solid dalam memperkuat persatuan, menjaga marwah adat, serta melestarikan nilai-nilai adat dan kebudayaan Melayu Jambi.
(Hermanto)