Uncategorized

Sertijab Perangkat Desa Panjunan Diwarnai Ketidakhadiran Sekdes Lama, Camat Tegaskan Tetap Tempuh Jalur Resmi

SIDOARJO – persbhayangkara.com JAWA TIMUR

Pemdes Panjunan, Kecamatan Sukodono, Kabupaten Sidoarjo, menggelar pelantikan dan pengambilan sumpah jabatan perangkat desa hasil rotasi, Jumat (2/10/2026).

Dalam agenda tersebut, sejumlah perangkat desa resmi dikukuhkan, sementara satu pejabat yang masuk dalam keputusan mutasi belum dapat dilantik lantaran tidak hadir dalam prosesi.

Pelantikan berlangsung dengan dihadiri jajaran Pemerintah Kecamatan Sukodono, Pemerintah Desa Panjunan, perangkat desa serta sejumlah pihak terkait. Momentum tersebut sekaligus menjadi bagian dari upaya penyegaran organisasi dan peningkatan kinerja pelayanan pemerintahan desa.

Kepala Desa Panjunan, Vindi Ardi Yuliandoko, dalam sambutannya menyampaikan ucapan selamat kepada perangkat desa yang mendapatkan amanah baru.

Ia juga menyampaikan permohonan maaf apabila dalam proses penempatan maupun rotasi jabatan terdapat hal-hal yang kurang berkenan. Menurutnya, rotasi merupakan bagian dari penyegaran organisasi yang nantinya akan dievaluasi secara berkala demi meningkatkan kualitas penyelenggaraan pemerintahan dan pelayanan kepada masyarakat.

Empat Jabatan Masuk Dalam Keputusan Rotasi Berdasarkan Keputusan Kepala Desa Panjunan Nomor 410/22/37–438/7/18/2026, yang telah mendapatkan rekomendasi Camat Sukodono serta persetujuan Bupati Sidoarjo, terdapat beberapa perubahan penempatan perangkat desa.

Adapun susunan jabatan tersebut yakni: Muhammad Soleh, sebelumnya Kepala Seksi Pemerintahan Desa, rotasi menjadi Sekretaris Desa Panjunan dan telah dilantik.

Muhammad Nardi, menjabat sebagai Kepala Urusan Perencanaan dan telah dilantik.

Wahyudi Ismail, menjabat sebagai Kepala Dusun Panjunan I dan telah dilantik.

H. Ahmad Miftah Kurniawan, S.Sos., sebelumnya Sekretaris Desa Panjunan, mendapat penempatan baru sebagai Kepala Seksi Pemerintahan, namun belum dapat dilantik karena tidak hadir dalam prosesi

Ketidakhadiran H. Ahmad Miftah Kurniawan menjadi salah satu perhatian dalam acara tersebut.

Camat Sukodono, Ineke Dwi Setiawati, S.STP., MPA., menegaskan bahwa proses rotasi perangkat desa telah melalui mekanisme administrasi dan regulasi yang berlaku.

“Sampai dengan pukul delapan malam ini, kita saksikan bersama, Saudara Ahmad Miftah belum berhadir. Hal ini tetap akan kami proses sesuai aturan dan regulasi yang berlaku terkait rotasi jabatan perangkat desa,” tegas Ineke.

Menurutnya, perubahan atau penempatan jabatan perangkat desa bukan semata-mata keputusan personal, melainkan telah melewati tahapan administratif, mulai dari pertimbangan teknis Kepala Desa, rekomendasi Kecamatan hingga persetujuan Bupati Sidoarjo.

Karena itu, ketidakhadiran dalam prosesi pelantikan tidak serta-merta menghentikan proses yang telah berjalan. Namun, persoalan tersebut tetap akan ditindaklanjuti sesuai mekanisme pembinaan dan ketentuan yang berlaku.

“Siapa pun yang dipercaya memegang amanah di Desa Panjunan, wajib hadir dan mengabdi. Jika ada hal yang belum sepakat, disampaikan melalui jalur resmi, bukan dengan ketidakhadiran,” ujarnya.

Dalam kesempatan tersebut, Camat Sukodono juga memberikan sejumlah arahan kepada perangkat desa yang baru mendapatkan amanah.

Ia meminta Pemerintah Desa Panjunan mengoptimalkan aset desa agar dapat memberikan manfaat nyata dan berkelanjutan bagi masyarakat.

Selain itu, digitalisasi pelayanan publik juga dinilai penting untuk terus dikembangkan agar pelayanan kepada masyarakat menjadi lebih cepat, responsif, transparan dan mudah diakses.

Peningkatan kualitas sumber daya manusia perangkat desa juga menjadi perhatian. Para perangkat diminta tidak berhenti belajar dan terus memperbarui kemampuan dalam menghadapi berbagai persoalan pemerintahan desa yang semakin kompleks.

“Pengetahuan yang kita miliki saat ini belum tentu cukup untuk menjawab persoalan desa ke depan. Teruslah belajar, perbarui kemampuan dan perkuat keterampilan beradaptasi,” pesan Ineke.

Ia menyebut Desa Panjunan memiliki posisi strategis di Kecamatan Sukodono. Namun, berdasarkan evaluasi Inspektorat yang disampaikan dalam forum tersebut, masih terdapat aspek tata kelola dan pengelolaan keuangan yang perlu diperbaiki.

“Kecamatan Sukodono bagaikan miniaturnya Sidoarjo, dan Panjunan berpotensi lebih unggul dibanding wilayah lain. Namun hasil evaluasi Inspektorat menunjukkan tata kelola dan alokasi keuangan masih perlu diperbaiki. Kekurangan ini harus segera ditutup dengan kinerja yang lebih tertib, transparan dan profesional,” tegasnya.

Camat juga mengingatkan seluruh perangkat desa bahwa masa pengabdian harus dimanfaatkan untuk memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.
Menurutnya, jabatan bukan sekadar posisi struktural, melainkan amanah yang harus dipertanggungjawabkan.

“Jabatan adalah amanah untuk melayani, bukan untuk kepentingan pribadi,” pesannya.

Sementara itu, kepada seluruh perangkat yang baru dilantik, termasuk Muhammad Soleh yang kini mengemban amanah sebagai Sekretaris Desa, ditekankan pentingnya membangun kebersamaan dan tidak terjebak pada persoalan masa lalu.

“Jangan tanya apa kesalahan di masa lalu. Tidak ada manusia yang sempurna. Kita tidak saling menyalahkan, melainkan beriringan melangkah ke jalan yang benar,” demikian pesan yang disampaikan dalam acara tersebut.

Filosofi tiga waktu pun menjadi penutup pesan dalam prosesi tersebut: hari kemarin adalah sejarah dan menjadi pelajaran, hari esok masih menjadi misteri, sedangkan hari ini adalah kesempatan untuk memberikan yang terbaik.

“Jangan tunggu semua selesai baru bahagia, jangan tunggu semua terpenuhi baru bersyukur. Bersyukurlah di tengah perjalanan, dan jika belum berhasil, coba lagi.”

Pesan tersebut sekaligus menjadi harapan agar seluruh perangkat dan masyarakat Desa Panjunan dapat membangun komunikasi yang lebih terbuka, menyampaikan aspirasi melalui forum resmi, serta bersama-sama mendorong pemerintahan desa yang tertib, transparan dan berorientasi pada kepentingan masyarakat. Sult

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Paling Populer dalam 30 hari

To Top